Insekta melaksanakan kegiatan sosialisasi hama sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) di Sekolah Master Indonesia.
Kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran sejak dini mengenai bahaya hama dan penyakit yang ditimbulkannya, khususnya di musim hujan.
Pelaksanaan Sosialisasi Hama di Sekolah Master Indonesia

Kegiatan sosialisasi hama Insekta di Sekolah Master Indonesia dilaksanakan pada Senin, 26 Januari 2026. Sasaran kegiatan ini adalah siswa kelas 5 dan 6 Sekolah Dasar, yang dinilai sudah mampu memahami materi dasar mengenai kesehatan lingkungan dan pencegahan penyakit.
Dalam kegiatan ini, Insekta memberikan edukasi seputar hama yang umum ditemui di lingkungan sekolah dan permukiman, meliputi nyamuk, lalat, dan tikus. Serta melakukan treatment pengendalian nyamuk sebagai bagian dari pencegahan penyebaran penyakit.
Tujuan Sosialisasi Hama di Sekolah
Sosialisasi hama di Sekolah Master Indonesia dilakukan untuk membangun awareness terhadap penyakit akibat hama sejak dini.
Siswa diharapkan lebih peka terhadap kebersihan lingkungan dan mampu menerapkan kebiasaan hidup bersih serta sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pelaksanaannya, Insekta menyampaikan materi melalui pendekatan edukatif yang mudah dipahami oleh siswa. Materi yang disampaikan meliputi:
Jenis-jenis hama yang sering ditemukan di lingkungan sekolah
Cara perkembangbiakan hama
Pola penyebaran hama
Penyakit yang dapat ditimbulkan akibat hama
Pemaparan disesuaikan dengan kondisi lingkungan Sekolah Master Indonesia agar materi terasa relevan dan aplikatif bagi siswa. Siswa dan tim Insekta juga melakukan pengamatan jentik-jentik di lingkungan sekolah.
Penyakit Akibat Nyamuk yang Berpotensi Muncul di Lingkungan Sekolah
Sebagaimana diketahui, pada musim hujan, populasi nyamuk cenderung meningkat akibat banyaknya genangan air yang menjadi tempat berkembang biak. Beberapa penyakit yang dapat ditularkan oleh nyamuk antara lain:
- Demam Berdarah Dengue (DBD)
- Chikungunya
- Malaria
Penyakit-penyakit tersebut dapat berdampak serius pada kesehatan anak jika tidak dicegah sejak dini.
Treatment Hama di Lingkungan Sekolah Master
Kegiatan sosialisasi hama disambut dengan antusias oleh para siswa Sekolah Master Indonesia. Mereka aktif bertanya dan mengikuti sesi edukasi dengan penuh semangat.
Melalui kegiatan CSR ini, diharapkan kepekaan siswa terhadap kebersihan dan bahaya hama dapat meningkat, sehingga mereka mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah maupun rumah.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi, Insekta juga berencana melakukan treatment pengendalian hama di lingkungan Sekolah Master Indonesia, khususnya untuk menangani masalah nyamuk di musim hujan. Treatment yang akan dilakukan meliputi fogging dan misting.
Fogging yang dilakukan oleh tenaga profesional dengan prosedur yang tepat dinilai aman bagi siswa dan tenaga pendidik.
Proses pelaksanaan dilakukan di luar jam belajar dan menggunakan bahan yang sesuai standar pengendalian hama, sehingga risiko paparan dapat diminimalisir.
Baca juga: 9 Manfaat Penting Pengendalian Hama Profesional Secara Berkala
Manfaat Fogging di Lingkungan Sekolah

Fogging yang dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur memiliki berbagai manfaat untuk menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan aman, di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Membasmi Nyamuk Secara Efektif
Fogging bertujuan untuk membunuh nyamuk dewasa dan jentiknya di area sekolah. Penyemprotan ini membantu membersihkan lokasi yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
Dengan begitu, populasi nyamuk dapat ditekan secara signifikan dan kenyamanan lingkungan sekolah meningkat.
2. Mencegah dan Mengurangi Risiko Demam Berdarah Dengue (DBD)
Risiko penyebaran virus dengue dapat ditekan dengan menurunnya jumlah nyamuk, khususnya nyamuk Aedes aegypti. Hal ini penting untuk melindungi siswa dan tenaga pendidik dari ancaman penyakit DBD.
3. Membantu Menjaga Lingkungan Lebih Steril
Fogging mampu membunuh kuman dan bakteri yang berada di udara maupun di sudut-sudut ruangan yang sulit dijangkau. Lingkungan sekolah menjadi lebih bersih, higienis, dan aman untuk aktivitas belajar.
4. Menjangkau Area Sulit Dibersihkan
Fogging efektif menjangkau area seperti sudut bangunan, selokan, genangan air, dan tempat pembuangan sampah yang sulit dibersihkan secara manual.
5. Meningkatkan Kenyamanan dan Keamanan Lingkungan Sekolah
Dengan berkurangnya nyamuk, serangga, serta mikroorganisme berbahaya, lingkungan sekolah menjadi lebih asri, nyaman, dan aman bagi siswa, guru, serta seluruh warga sekolah.
Komitmen Insekta dalam Program CSR Sekolah Master Indonesia
Insekta menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan bebas dari risiko hama melalui kegiatan sosialisasi dan rencana treatment.
Program CSR ini diharapkan memberikan dampak jangka panjang dalam meningkatkan kesadaran dan kepedulian siswa terhadap kesehatan lingkungan sejak dini.
Hubungi Insekta di sini.


