Jenis Serangga yang Sering Berkeliaran di Rumah & Cara Mengatasinya

Jenis Serangga yang Ada Sering Berkeliaran di Rumah

Nyamuk, semut, kecoa, rayap, dan lalat adalah jenis serangga yang ada sering berkeliaran di rumah dan kerap menjadi sumber masalah. Jika tidak segera ditangani, berbagai serangga ini dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan serta mengganggu kenyamanan seluruh penghuni rumah. Dengan penerapan Sanitasi Higenis K3, pengendalian hama dapat dilakukan secara lebih efektif, aman, dan sesuai standar. Cari tahu bagaimana solusi terbaik untuk mengatasi serangan hama di bawah ini

Mengapa Rumah Menjadi Tempat yang Ideal untuk Serangga?

Pada dasarnya, sebuah bangunan baik itu rumah atau gedung dan lainnya merupakan penyedia kebutuhan dasar bagi para serangga. Yaitu makanan air, dan tempat berlindung. Ketersediaan sumber daya inilah yang secara tidak langsung membuat banyak serangga menjadi “lebih betah” berkeliaran.

Memang faktanya ada banyak jenis serangga yang harus ditangani secara efektif. Seperti hama rayap, kecoa, nyamuk, dan tungau. Bila dibiarkan saja, serangan serangga ini akan membahayakan kesehatan dan juga mengganggu kenyamanan seluruh penghuni rumah.

Oleh karena itu, Anda harus memiliki pemahaman terkait jenis serangga yang ada dan cara pencegahan yang efektif. Mulai dari selalu menjaga kebersihan rumah dan penerapan sanitasi higenis K3.

Penyebab Serangga Mudah Berkeliaran di Rumah

Ketersediaan akses yang terbuka dan manajemen sampah yang kurang adalah penyebab utama mengapa serangga mudah berkeliaran di rumah. Secara tidak langsung, hal inilah yang mengundang serangga datang ke rumah.

Faktor Lingkungan Rumah

Kombinasi antara kelembapan, banyak celah yang terbuka sebagai akses keluar masuk, dan sisa makanan yang tidak langsung dibersihkan, dapat menciptakan habitat sempurna bagi para serangga. Lingkungan ini cocok untuk mencari makan, berlindung, dan berkembang biak.

Kurangnya Sanitasi dan Perawatan Rutin

Penumpukan sampah rumah tangga yang tidak segera dibersihkan juga bisa menjadi tempat ideal untuk serangga berkeliaran dan berkembang biak. Hal ini dapat berpotensi menyebabkan risiko kontaminasi silang, penyebaran penyakit, dan mengganggu kenyamanan penghuni rumah.

Adanya Celah Terbuka

Adanya celah struktural di sekitar pintu, jendela, plafon, dan area lainnya juga menjadi tempat berkumpulnya serangga. Terlebih bila tidak ada ventilasi udara yang memadai dan tingkat kelembapan di ruangan tersebut sangat tinggi.

Celah terbuka ini dapat menjadi akses keluar masuk dan tempat persembunyian yang ideal. Sehingga memudahkan mereka untuk berkembang biak tanpa ketahuan.

Jenis Serangga yang Paling Sering Berkeliaran di Rumah

Ketahui jenis serangga yang paling sering berkeliaran di rumah dan penyebab utamanya. Seperti:

Nyamuk

Genangan air di saluran pembuangan atau wadah tertentu dan kurangnya ventilasi yang memadai adalah penyebab utama nyamuk sering berkeliaran di rumah. Sebab, air merupakan media yang cocok untuk serangga ini berkembang biak.

Akibatnya, nyamuk dapat menyebarkan berbagai macam penyakit dan mengganggu kenyamanan serta produktivitas sehari-hari. Seperti DBD, malaria, dan chikungunya yang bisa berakibat fatal.

Kecoa

Tahukah Anda bahwa, kecoa suka tempat yang gelap dan lembap? Contohnya seperti celah struktural, pipa yang bocor, dan tempat sampah yang tidak dibersihkan. Faktor ini membuat kecoa dapat menemukan tempat persembunyian yang ideal untuk berkembang biak.

Hati-hati bila ada kecoa yang berkeliaran di rumah dalam jumlah banyak. Sebab serangga ini membawa bakteri berbahaya dan penyakit melalui feses, kaki dan tubuh yang sudah terkontaminasi, dan muntahannya.

Semut

Semut merupakan serangga kecil yang dapat ditemui dimana saja, termasuk di rumah. Serangga ini sangat menyukai sisa makanan, gula, dan pengelolaan dapur yang tidak higenis.

Keberadaan celah pada pintu, jendela, dan akses terbuka lainnya menjadi jalan keluar masuk permanen. Bila semut sudah menemukan tempat yang nyaman, maka besar kemungkinan mereka akan membangun rumahnya sendiri.

Lalat Rumah

Pengelolaan sampah yang buruk, penempatan sampah secara terbuka, dan makanan yang tidak ditutup dengan benar, merupakan undangan bagi lalat untuk berkeliaran di rumah Anda. 

Lebih buruk lagi, lalat dapat menempelkan telurnya pada makanan. Telur ini penuh dengan kuman dan bakteri dari berbagai tempat. Jika termakan, Anda mungkin tidak akan langsung sakit. Namun dapat menyebabkan masalah pencernaan yang serius.

Seperti diare, keracunan makanan, sampai demam tinggi. Kendati demikian, beberapa di antaranya dapat menimbulkan infeksi langsung bila telur yang dimakan dapat bertahan hidup di lambung dan berubah menjadi larva di saluran pencernaan.

Rayap

Material kayu yang memiliki kontak langsung dengan tanah bisa menjadi jalur masuknya rayap. Terlebih bila kayu tersebut lembap, maka serangga penghancur ini akan membangun koloninya sendiri. Sebab kayu merupakan sumber selulosa yang menjadi makanan dan nutrisi mereka.

Hama ini dapat merusak furnitur kayu dan struktur bangunan. Lebih buruk lagi, rayap tidak dapat mati begitu saja. Perlu penanganan khusus untuk mengatasinya secara efektif dan mencegah perkembang biakannya dengan cepat.

Tungau Debu

Tingkat kelembapan yang tinggi juga disukai oleh tungau debu. Terutama di kasur yang sering kali menjadi tempat berkembang biak yang ideal. Serpihan kulit manusia yang ada pada karpet, kasur, dan furnitur berlapis kain lainya merupakan sumber makanan utama serangga ini.

Akibatnya, kesehatan penghuni rumah akan terganggu. Mulai dari alergi kulit seperti gatal-gatal, sampai gangguan pernapasan yang serius.

Dampak Serangan Serangga Terhadap Kesehatan & Kenyamanan

Keberadaan serangga hama yang berkeliaran di rumah dapat memberikan dampak serius pada kesehatan dan kenyamanan penghuni rumah. Penyebaran patogen, alergen, dan bakteri dapat terjadi dengan mudah.

Penyakit seperti reaksi alergi, gangguan saluran pernapasan, dan gangguan pencernaan mungkin saja terjadi akibat beberapa jenis serang yang sering berkeliaran di rumah ini. Ditularkan melalui kontaminasi silang dari makanan, perabotan rumah, sampai peralatan dapur.

Apabila diteruskan dan tidak dilakukan tindakan pencegahan, maka dapat mengganggu kenyamanan dan kualitas hidup penghuni rumah.

Cara Efektif Mencegah Serangga Berkeliaran di Rumah

Pencegahan yang efektif dapat dimulai dari menutup celah struktural yang terbuka dan menerapkan kebersihan sanitasi. Dengan demikian, serangga tidak dapat keluar masuk rumah dan tidak ada sumber daya makanan yang memadai.

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah serangga berkeliaran di rumah, meliputi:

  • Menjaga kebersihan rumah secara rutin
  • Membersihkan area dapur, kamar mandi, tempat sampah, dan tempat lembap lainnya
  • Menerapkan sanitasi higenis untuk mencegah terbentuknya sarang hama
  • Menutupi makanan dengan rapat dan benar
  • Membersihkan sisa makanan dan menutup wadah yang bisa menampung air
  • Memperbaiki kebocoran untuk menghindari genangan air
  • Menutup celah pada pintu atau jendela dengan sealant
  • Menggunakan kawat nyamuk pada ventilasi atau lubang udara
  • Memasang perangkap atau repellent
  • Menggunakan cairan, semprotan, atau bahan kimia khusus untuk mengusir hama serangga
  • Melakukan perawatan berkala pada area yang rentan seperti kolong meja, belakang lemari, gudang, dapur, kamar mandi, tempat sampah, dan saluran pembuangan

Kapan Harus Memanggil Jasa Profesional?

Pemanggilan jasa profesional harus dilakukan bila Anda menemukan tanda-tanda infestasi yang dapat membahayakan. Seperti kotoran kecoa, terowongan rayap, atau populasi serangga yang terus meningkat.

Selain itu, bila Anda sudah melakukan pencegahan awal seperti yang disebutkan sebelumnya namun belum berhasil. Maka dibutuhkan solusi profesional yang lebih efektif dan aman. Sehingga dapat memberikan rasa tenang, aman, dan nyaman bagi seluruh anggota keluarga.

Pencegahan yang Tepat Merupakan Langkah Penting untuk Melindungi Keluarga

Bentuk pencegahan yang tepat dan terstruktur adalah langkah penting untuk melindungi kesehatan serta kenyamanan keluarga dari ancaman penyakit yang dibawa.

Oleh karena itu, sebaiknya gunakan jasa pest control yang profesional dan bersertifikasi untuk mencegah masalah berkelanjutan. Dengan begitu, Anda sudah meminimalkan risiko kesehatan yang tidak terduga dan menjaga kualitas hidup yang lebih sehat.

Rate this post
Facebook
WhatsApp
Telegram
Email

Leave a Replay