Rumah sakit seharusnya menjadi tempat paling aman bagi pasien. Namun, keberadaan hama seperti tikus, kecoa, lalat, dan nyamuk justru bisa menjadi ancaman serius bila tidak ditangani dengan baik.
Hama tidak hanya mencemari lingkungan medis, tetapi juga berpotensi menyebarkan penyakit, merusak fasilitas, hingga menyebabkan kematian.
Karena itu, pest control di rumah sakit wajib dilakukan secara menyeluruh dan sesuai regulasi kesehatan.
Mengapa Pest Control di Rumah Sakit Tidak Bisa Sembarangan?
Lingkungan medis memiliki tingkat risiko tinggi terhadap kontaminasi. Pasien dengan daya tahan tubuh rendah sangat rentan terhadap bakteri dan virus yang dibawa oleh hama.
Hama seperti tikus, lalat, dan kecoa dapat mencemari:
Alat medis dan ruang perawatan
Makanan pasien dan dapur rumah sakit
Linen, obat-obatan, dan bahan farmasi
Jika penanganan hama tidak optimal, rumah sakit berisiko mengalami kerugian besar, baik secara medis maupun reputasi.
Kasus Nyata di India: Gigitan Tikus di ICU Menyebabkan Kematian Dua Bayi

Bahaya hama di rumah sakit bukan sekadar teori. Sebuah kasus tragis terjadi di MY Hospital (MYH), India.
Dua bayi perempuan dilaporkan meninggal dunia setelah diduga mengalami gigitan tikus saat dirawat di ruang ICU pada malam 31 Agustus hingga 1 September 2025.
Salah satu orang tua korban menyatakan pihak rumah sakit tidak memberi informasi terkait luka gigitan tersebut. Seorang ayah bernama Sajid Khan dari Distrik Dewas menyebut putrinya meninggal pada 10 September 2025 tanpa penjelasan transparan dari pihak rumah sakit.
Meski pihak administrasi rumah sakit menyatakan kedua bayi memiliki kelainan bawaan sejak lahir, keluarga korban meyakini infestasi tikus memperparah kondisi hingga berujung kematian, sebagamana disadur dari India Today.
Dampak Bahaya Hama di Lingkungan Rumah Sakit
Kehadiran hama di rumah sakit sering terlihat sepele, tetapi dampaknya sangat serius. Beberapa risiko utama yang ditimbulkan antara lain:
Penyebaran penyakit melalui kotoran dan kontak hama
Pelanggaran standar kesehatan dan regulasi medis
Penurunan kepercayaan pasien dan keluarga
Risiko gagal akreditasi dan audit kebersihan
Baca juga: 6 Cara Membasmi Kamitetep di Rumah dengan Aman dan Efektif
Pentingnya Pengendalian Hama di Fasilitas Kesehatan
Rumah sakit, klinik, panti jompo, dan pusat pengobatan merupakan area dengan aktivitas tinggi. Proses pengolahan makanan dan lalu lintas manusia membuat fasilitas kesehatan rentan menarik hama.
Lingkungan medis yang tidak higienis dapat menurunkan kualitas layanan kesehatan secara keseluruhan. Pengendalian hama menjadi bagian penting dari manajemen risiko untuk mencegah Healthcare-Associated Infections (HCAI).
Pest control yang terpercaya dapat membantu rumah sakit dalam menangani hal-hal berikut:
Mengurangi risiko infeksi silang
Menjaga kebersihan lingkungan medis
Melindungi pasien dan tenaga kesehatan
Menjaga sterilitas ruang ICU, IGD, dan ruang operasi
Melindungi pasien imunokompromais dari paparan mikroba
Mencegah kerusakan alat medis dan bahan farmasi
Mendukung audit mutu dan akreditasi rumah sakit
Layanan ini harus dilakukan secara berkelanjutan, terdokumentasi, dan oleh teknisi bersertifikat, salah satunya Insekta.
Lindungi Pasien dan Fasilitas Medis Bersama Insekta
Kasus dugaan kematian akibat gigitan tikus menjadi pengingat bahwa hama adalah ancaman serius bagi fasilitas kesehatan.
Insekta menyediakan layanan pest control khusus rumah sakit dengan metode aman, terukur, dan sesuai regulasi kesehatan. Mulai dari inspeksi awal, penyusunan sistem pengendalian, hingga dokumentasi lengkap.
Insekta siap membantu menjaga lingkungan medis tetap bersih dan bebas hama.
Hubungi Insekta di sini


