Penyebaran tikus di rumah merupakan ancaman serius bagi kesehatan dan keselamatan keluarga. Hewan pengerat ini dikenal sebagai pembawa berbagai penyakit berbahaya serta penyebab kerusakan pada bangunan dan perabot rumah tangga.
Jika keberadaan tikus dibiarkan, risiko penularan penyakit hingga kerugian material dapat meningkat. Oleh karena itu, pengendalian tikus yang tepat dan profesional sangat penting untuk menjaga rumah tetap aman dan nyaman.
Mengapa Tikus Berbahaya Jika Ada di Rumah?
Tikus termasuk hama yang sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan manusia. Saat berada di dalam rumah, tikus dapat:
- Menyebarkan virus dan bakteri melalui air liur, urine, dan kotoran
- Menggigit dan mencakar manusia
- Merusak perabot rumah, bahan makanan, hingga kabel listrik yang berpotensi menyebabkan korsleting
- Melubangi tanah dan dinding untuk membuat sarang
Karena itulah, tikus harus segera dikendalikan sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar.
5 Penyakit yang Dibawa Tikus dan Berbahaya bagi Manusia

Tikus dapat menularkan penyakit melalui gigitan, cakaran, serta kontaminasi makanan dan air. Berikut beberapa penyakit akibat tikus yang perlu diwaspadai:
1. Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS)
Hantavirus Pulmonary Syndrome merupakan penyakit serius yang dapat berujung pada kematian. Penularan terjadi melalui urine, kotoran, air liur, dan udara yang terkontaminasi virus dari tikus.
2. Murine Typhus
Murine typhus ditularkan melalui kutu yang hidup di tubuh tikus. Penyakit ini banyak ditemukan di daerah tropis yang lembap dan padat penduduk. Lingkungan rumah yang kotor dan banyak tikus meningkatkan risiko penularan.
3. Rat-Bite Fever (RBF)
Rat-bite fever disebabkan oleh bakteri Streptobacillus moniliformis. Penyakit ini dapat menular melalui gigitan atau cakaran tikus, serta makanan dan air yang terkontaminasi. Jika tidak ditangani dengan cepat, RBF dapat menimbulkan komplikasi serius.
4. Leptospirosis
Leptospirosis disebabkan oleh bakteri Leptospira yang masuk ke tubuh melalui luka terbuka dan kontak dengan air atau tanah yang tercemar urine tikus.
Gejala leptospirosis meliputi demam tinggi, sakit kepala parah, nyeri otot, dan penyakit kuning. Jika tidak diobati, penyakit ini dapat menyebabkan gagal ginjal, meningitis, gangguan pernapasan, hingga kematian.
5. Eosinofilik Meningitis
Penyakit ini disebabkan oleh cacing paru-paru tikus (Angiostrongylus cantonensis). Infeksi dapat menyebabkan peradangan otak dan gangguan saraf yang serius.
Kerusakan Akibat Tikus di Rumah
Selain penyakit, tikus juga menimbulkan kerugian fisik dan finansial, seperti:
- Kabel listrik terkelupas yang memicu kebakaran
- Perabot kayu dan plastik rusak akibat gigitan
- Persediaan makanan tercemar
- Struktur bangunan melemah karena lubang dan sarang tikus
Baca juga: Insekta Dipercaya Permata Bank sebagai Partner Pest Control dan Anti Rayap
6 Cara Mencegah dan Mengatasi Tikus di Rumah

Berikut beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko serangan tikus:
1. Tutup Semua Lubang dan Celah
Tikus dapat masuk melalui lubang kecil di dinding, lantai, atau saluran air. Untuk mencegah penyebaran, sebaiknya tutup celah menggunakan kawat, logam, atau semen, serta periksa saluran air secara rutin.
2. Jaga Kebersihan Rumah
Buang sampah secara rutin dan hindari penumpukan barang tidak terpakai. Sebab, tikus menyukai lingkungan kotor dan gelap untuk bersarang.
3. Simpan Makanan dengan Rapi
Jangan meninggalkan makanan di tempat terbuka. Gunakan wadah tertutup rapat dan segera bersihkan sisa makanan yang tercecer.
4. Tutup Tempat Sampah Rapat
Pastikan tempat sampah memiliki penutup dan dibersihkan secara berkala. Letakkan di area yang terkena sinar matahari untuk mengurangi bau.
5. Jaga Kebersihan Halaman Rumah
Halaman yang rapi dan bebas sampah akan mengurangi potensi tikus bersarang. Bersihkan ranting, daun kering, dan barang bekas di sekitar rumah.
6. Gunakan Jasa Pengendalian Tikus Profesional
Jika populasi tikus sudah sulit dikendalikan, meminta bantuan profesional adalah solusi terbaik. Salah satu jasa pembasmi tikus yang terpercaya adalah Insekta.
Pentingnya Pengendalian Tikus Profesional
Pengendalian tikus secara mandiri sering kali hanya bersifat sementara. Tikus dapat kembali jika sarang dan jalur masuk tidak ditangani dengan benar.
Insekta hadir sebagai solusi pengendalian tikus profesional dengan metode yang aman, efektif, dan teruji.
Jangan tunggu sampai tikus menimbulkan penyakit atau kerugian lebih besar. Percayakan pengendalian tikus rumah Anda kepada Insekta untuk hunian yang lebih aman, bersih, dan nyaman.
Hubungi Insekta di sini.


