Tikus merupakan hama mengganggu yang membawa penyakit dan kerugian bagi bangunan. Kemampuan bertahan hidup tikus cukup kuat.
3 Sifat Bertahan Hidup Tikus

Ini dia tiga sifat ampuh tikus dalam mempertahankan kehidupannya:
1. Tikus Memiliki Daya Adaptasi yang Sangat Bagus
Kemampuan ini bisa dilihat dari perilaku tikus ketika menyesuaikan diri dengan benda-benda yang tergolong baru seperti kawat atau kabel listrik. Bahkan tikus punya kemampuan dalam memanfaatkan kawat atau kabel listrik sebagai sarana untuk menyeberang dari satu tempat ke tempat lain.
2. Tikus Sensitif terhadap Perubahan
Disamping mempunyai kemampuan dalam menyesuaikan diri, tikus juga sangat penakut dan hati-hati terhadap benda baru dan perubahan keadaan lingkungan. Perilaku tikus yang seperti ini disebut dengan Gejala Neofobi, yaitu takut dan hati-hati pada yang baru dilihat atau baru dikenalnya. Maka oleh karena itu, tikus selalu mengawasi atau mengamati setiap perubahan yang ditemukannya disekitar tempat tikus bersarang.
3. Daya Survival Tinggi
Daya survival atau daya bertahan diri tikus, sangat besar dibandingkan dengan hewan atau hama lain. Hal ini ditandainya dengan kemampuan tikus dalam bertahan di tengah-tengah lingkungan yang sudah padat dihuni oleh manusia dan kemampuan tikus dalam mencari sumber makanan yang ada.
Seringkali tikus harus menyesuaiakan diri untuk terbiasa memakan jenis dan bentuk makanan yang sebenarnya sudah berubah bentuk dan kemasannya dari waktu ke waktu. Namun tikus tetap bisa mencuri dan memakan makanan tersebut.
Dari ketiga sifat ampuh tersebut, ditambah dengan kemampuan perkembangbiakan tikus yang sangat cepat, maka tikus sepertinya sulit sekali untuk berkurang atau punah.
Baca juga: Penyebab Banyak Lalat di Rumah dan Cara Mengatasinya Secara Efektif
Siklus Hidup Perkembangbiakan Tikus

Secara umum tikus betina sudah memasuki umur dewasa seksual pada usia 3 bulan dan dapat beranak 4 kali dalam satu tahun. Masa kehamilannya hanya sekitar 21 hari, dengan rata-rata kelahiran anak sebanyak 6 ekor (2 s/d 18 ekor).
Sehingga secara teoretis, sepasang tikus dewasa secara seksual dapat melahirkan anak rata-rata 6 ekor/kelahiran (3 jantan dan 3 betina) maka pada bulan ke 13 akan menghasilkan sejumlah 2046 tikus.
Itu baru sepasang tikus, kalau pasangannya banyak, sangat memungkinkan populasinya akan tinggi dan relative susah untuk dikendalikan.
Karena tiga sifat bertahan hidup yang kuat, penyebaran tikus jadi sulit dikendalikan. Hama ini bisa menginvasi ruang tempat tinggal kamu secara masif secara diam-diam.
Apabila terganggu dengan keberadaannya, kamu harus segera melakukan pengendalian! Insekta siap membantu untuk membasminya. Hubungi kami melalui kontak berikut.


