Apakah Cicak dan Tokek di Rumah Berbahaya? Ini Penjelasan Lengkapnya

cicak

Keberadaan cicak dan tokek di dalam rumah sering dianggap sepele. Padahal, hewan ini bisa menimbulkan gangguan kebersihan hingga risiko kesehatan jika populasinya tidak terkendali.

Lalu, apakah cicak dan tokek benar-benar berbahaya bagi penghuni rumah? Yuk, pahami penjelasannya dalam artikel ini!

Kenapa Cicak dan Tokek Masuk Rumah?

cicak

Ada beberapa faktor yang membuat cicak dan tokek nyaman tinggal di dalam rumah, antara lain:

  • Lingkungan rumah yang lembap dan hangat

  • Banyaknya serangga kecil seperti nyamuk dan lalat sebagai sumber makanan

  • Celah dinding, plafon, atau ventilasi yang menjadi tempat bersembunyi

  • Minimnya predator alami di dalam rumah

Cicak rumah yang umum dijumpai memiliki nama ilmiah Hemidactylus frenatus dan tersebar luas di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Jawa, Bali, Sumatra, hingga Kalimantan.

Apakah Gigitan Cicak dan Tokek Berbahaya?

Cicak sebenarnya bukan hewan berbisa. Namun, dalam kondisi terancam, cicak dapat menggigit dan menimbulkan rasa nyeri. Gigitan ini memang jarang terjadi, tetapi tetap berpotensi melukai kulit.

Sementara itu, tokek dikenal memiliki ukuran lebih besar dan sering ditakuti. Menurut pakar keanekaragaman hayati Aaron M. Bauer, tokek sangat jarang menggigit manusia.

Risiko penularan bakteri seperti Salmonella dari tokek juga tergolong rendah dan dapat dihindari dengan menjaga kebersihan lingkungan.

Risiko Kotoran Cicak bagi Kesehatan

cicak

Bahaya utama cicak di rumah justru berasal dari kotorannya. Beberapa risikonya meliputi:

  • Mengotori perabot, dinding, dan peralatan makan

  • Mengandung kuman dan bakteri yang berbahaya

  • Berpotensi mencemari makanan dan minuman

Dalam jurnal ilmiah disebutkan bahwa kotoran cicak dapat mengandung bakteri Escherichia coli (E-coli), yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan jika tertelan manusia.

Bahaya Cicak dan Tokek di Rumah

Selain kotoran, keberadaan cicak dan tokek juga berpotensi menimbulkan dampak lain, seperti:

  • Potensi zat beracun pada air liur atau sekresi kulit cicak (masih memerlukan penelitian lanjutan)

  • Pemicu alergi, terutama dari kotoran, serpihan kulit, atau air liur

  • Gangguan pernapasan pada orang yang sensitif

  • Rasa cemas dan tidak nyaman, yang dapat memengaruhi kesehatan mental penghuni rumah

Cara Mencegah Cicak Masuk Rumah

Untuk mencegah cicak dan tokek masuk ke dalam rumah, kamu bisa melakukan beberapa langkah berikut:

  • Menutup celah dinding, plafon, dan ventilasi

  • Mengurangi kelembapan di dalam rumah

  • Rutin membersihkan sisa makanan dan kotoran

  • Mengendalikan populasi serangga kecil

Baca juga: Cara Membasmi Tomcat (Paederus Fuscipes) dengan Aman dan Efektif

Cara Mengatasi Populasi Cicak Yang Berlebihan

Jika cicak dan tokek sudah terlalu banyak, beberapa cara yang umum dilakukan antara lain:

  • Menggunakan lem antiserangga di area yang sering dilewati cicak

  • Menempatkan kapur barus di sudut-sudut rumah

  • Meletakkan potongan bawang putih di area favorit cicak

  • Menyemprotkan cairan merica atau larutan citrus

Namun, cara-cara tersebut biasanya hanya bersifat sementara dan kurang efektif jika sumber masalahnya tidak ditangani secara menyeluruh.

Solusi Lebih Aman dan Efektif bersama Insekta!

cicak

Jika cicak, tokek, dan serangga lain sudah mengganggu kenyamanan rumah, penanganan profesional menjadi pilihan yang lebih tepat. Insekta menyediakan layanan pest control dengan metode terukur, aman, dan sesuai standar kesehatan.

Melalui pendekatan pengendalian hama yang komprehensif, Insekta tidak hanya membantu mengurangi populasi cicak dan serangga, tetapi juga mencegah kemunculannya kembali dari sumber utama.

Dengan begitu, rumah menjadi lebih bersih, aman, dan nyaman untuk seluruh penghuni. Hubungi Insekta sekarang untuk solusi pengendalian hama yang profesional dan berkelanjutan.

Berikut kontak Insekta.

Rate this post
Share it :

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.