Musim Hujan, Waspada Nyamuk Penyebab DBD

nyamuk musim hujan

Musim hujan identik dengan meningkatnya risiko demam berdarah dengue (DBD). Curah hujan tinggi memicu munculnya banyak genangan air yang menjadi tempat ideal perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.

Jika tidak dikendalikan sejak dini, populasi nyamuk dapat meningkat drastis dan memperbesar potensi penularan DBD di lingkungan rumah, sekolah, maupun perkantoran.

Kenapa Nyamuk Merebak Saat Musim Hujan?

Hujan berperan langsung dalam mempercepat siklus hidup nyamuk penyebab DBD. Air hujan yang tertampung di berbagai wadah menjadi media bertelur yang ideal.

Beberapa lokasi yang sering menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk antara lain:

  • Bak mandi dan tempat penampungan air
  • Ember, drum, dan toren air yang tidak tertutup
  • Pot tanaman dan tatakan pot
  • Talang air yang tersumbat
  • Barang bekas seperti kaleng, botol, dan ban

Dalam kondisi lembap, telur nyamuk dapat menetas menjadi larva dalam waktu 1-2 hari dan berkembang menjadi nyamuk dewasa dalam 7-10 hari.

Ciri-Ciri Nyamuk DBD dan Bekas Gigitannya

nyamuk musim hujan

Nyamuk DBD memiliki ciri fisik yang membedakannya dari jenis nyamuk lain, yaitu:

  • Tubuh berwarna hitam dengan belang putih
  • Kaki dan badan bergaris putih
  • Aktif menggigit pada pagi hingga sore hari
  • Sering ditemukan di dalam atau sekitar rumah

Ciri bekas gigitan nyamuk DBD meliputi:

  • Bentol kecil berwarna kemerahan
  • Disertai rasa gatal
  • Tidak langsung menimbulkan gejala berat, tetapi berisiko memicu demam tinggi beberapa hari kemudian

Baca juga: 7 Cara Membasmi Nyamuk di Musim Hujan agar Rumah Lebih Aman

Bahaya Penyakit Demam Berdarah Dengue

DBD merupakan penyakit serius yang dapat berakibat fatal jika tidak ditangani dengan cepat. Virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk dapat menyebabkan:

  • Demam tinggi mendadak
  • Nyeri otot dan sendi
  • Sakit kepala dan nyeri belakang mata
  • Mual dan muntah
  • Penurunan trombosit
  • Risiko perdarahan dan syok dengue

Anak-anak, lansia, dan individu dengan daya tahan tubuh rendah memiliki risiko komplikasi yang lebih tinggi.

Pencegahan Efektif Nyamuk DBD

nyamuk musim hujan

Pencegahan DBD paling efektif dilakukan dengan memutus siklus hidup nyamuk sejak tahap larva. Langkah pencegahan yang dianjurkan meliputi:

  • Menguras tempat penampungan air secara rutin
  • Menutup rapat wadah air
  • Mengubur atau mendaur ulang barang bekas
  • Menjaga kebersihan lingkungan
  • Menggunakan larvasida yang aman sesuai anjuran
  • Memastikan saluran air tidak tersumbat

Pencegahan perlu dilakukan secara konsisten, terutama saat musim hujan.

Peran Layanan Pengendalian Nyamuk Profesional

Dalam lingkungan dengan tingkat risiko tinggi, pengendalian mandiri sering kali belum cukup. Layanan pengendalian nyamuk profesional berperan penting dalam menekan populasi nyamuk secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Melalui metode pengendalian terpadu, layanan pest control membantu:

  • Mengidentifikasi sumber perkembangbiakan nyamuk
  • Mengendalikan larva dan nyamuk dewasa
  • Menurunkan risiko penularan DBD secara signifikan

Insekta menyediakan layanan pengendalian nyamuk yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan, menggunakan metode yang aman, terukur, dan efektif untuk rumah, sekolah, perkantoran, hingga area komersial.

Hubungi Insekta di sini.

Rate this post
Share it :

Leave a Reply