Pest Control Bogor

Melihat permintaan akan Jasa Pest Control dan Jasa Anti Rayap yang semakin berkembang dewasa ini, dan juga makin bertambahnya terus pelanggan PT insekta fokustama di berbagai segmen, seperti industri, perumahan, perhotelan, restoran, rumah sakit, ritel dan tempat komersial lainnya, terutama untuk di sekitar wilayah Bogor, Cianjur, dan Sukabumi, maka kami Insya Allah akan membuka kantor cabang di daerah sekitar Bogor tersebut. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan kami kepada pelanggan.

Kepada pelanggan insekta khususnya yang berada di wilayah Bogor, Cianjur, Puncak, Sukabumi dan sekitarnya. Sebelumnya kami mengucapkan terima kasih atas kesempatan dan kepercayaan yang selama ini telah diberikan kepada kami PT. Insekta Fokustama dalam menangani permasalahan hama seperti Pest Control, Anti Rayap, dan Pest Manajemen di lingkungannya.

Sebagai komitmen kami untuk lebih dekat kepada pelanggan, dan lebih meningkatkan kualitas layanan, maka kami tengah mempersiapkan kantor cabang, depo atau kantor operasional di wilayah Bogor. Semoga kedepan kami bisa lebih baik lagi dan memberikan solusi masalah hama kepada pelanggan.

Bagi calon pelanggan atau pelanggan baru yang berada di sekitar daerah Bogor, Sukabumi, Puncak, Cianjur dan sekitarnya, bisa menghubungi nomor 08129227770 .

Terima kasih

Rayap Lebih Ganas di Musim Hujan

Rayap

MUSIM HUJAN DATANG LAGI, WASPADAI RAYAP, “SI KECIL” BERKEKUATAN DAHSYAT
Musim hujan datang, rayap pun suka datang menyerang ke bangunan atau properti Anda, kenapa demikian? Karena saat musim hujan, biasanya kelembaban yang dibutuhkan rayap sangat terjaga, sehingga memungkinkan untuk rayap lebih leluasa berkembang biak dan mencari makan dengan cara naik ke bangunan / properti yang ada unsur selulosa seperti kayu, kertas, dan turunannya. Sebelumnya juga ada artikel kami menyangkut rayap dan musim hujan datang di http://insekta.co.id/musim-hujan-datang-waspadai-serangan-rayap.html
Apakah Anda pernah melihat atau mengalami masalah dengan serangga kecil ini ? Rayap memang hewan bertubuh kecil dan tentunya kita menganggap hewan kecil ini tidak akan menyebabkan kerugian apapun. Tetapi pada kenyataannya sungguh mengejutkan karena “Si kecil “ ini memiliki kekuatan dahsyat untuk menghancurkan sebuah bangunan.
Hampir di seluruh kota-kota besar di Indonesia, hama rayap menjadi ancaman terhadap bangunan gedung, baik gedung perkantoran, perumahan, hotel, apartemen, dan gedung-gedung lainnya. Frekuensi serangan rayap cenderung terus meningkat akibat tingginya laju pembangunan yang mengakibatkan habitat-habitat alami rayap terganggu dan merubah serangga ini menjadi hama yang berbahaya. Tingginya serangan rayap juga terjadi akibat semakin tingginya penggunaan kayu-kayu yang tidak awet atau tidak tahan terhadap serangan rayap. Sering timbul pertanyaan, bagaimana rayap bisa masuk ke dalam gedung dan merusak yang ada di dalamnya? Simak ulasan berikut ini.
Tentang Rayap
Rayap merupakan serangga dalam salah satu ordo Isoptera. Rayap membentuk koloni dengan sistem kasta. Kasta terdiri dari tiga yaitu kasta prajurit, kasta pekerja, dan kasta reproduksi. Kasta prajurit bertugas melindungi koloni terhadap gangguan dari luar. Kasta pekerja bertugas memberi makan dan memelihara ratu, mencari sumber makanan, dan membuat sarang. Rayap pekerja mencari makanan 24 jam secara terus menerus. Kasta reproduksi bertugas untuk menghasilkan keturunan. Rayap memiliki kemampuan adaptasi sangat tinggi sehingga penyebaran rayap di dunia menjadi sangat luas.
Kelembaban dan suhu merupakan faktor yang sangat berpengaruh terhadap aktivitas rayap. Rayap memiliki cryptobiotik yaitu hidup secara sembunyi-sembunyi dan menghindari cahaya.Rayap dapat berkembang biak ratusan ribu hingga jutaan ekor dalam satu koloni sekitar 3-5 tahun.
“Si Kecil” Perusak Gedung
Rayap merupakan serangga kecil berwarna putih pemakan selulosa yang sangat berbahaya bagi bangunan yang dibangun dengan bahan-bahan yang mengandung selulosa seperti kayu dan produk turunan kayu (papan partikel, papan serat, plywood, nlockboard, dan laminated board).
Koloni rayap sederhana hanya membuat terowongan-terowongan pada kayu lembab dan mulai membusuk, lainnya membuat koloni pada kayu kering. rayap memiliki tiga kelompok yaitu rayap kayu kering, rayap pohon, dan rayap tanah. Rayap mampu menyerang gedung dan merusaknya dengan berbagai cara yaitu:
Menyerang melalui kayu yang berhubungan dengan tanah
Masuk melalui retakan-retakan atau rongga pada dinding dan pondasi
Dengan cara membuat liang-liang kembara di atas permukaan kayu, beton, pipa dan lain-lain
Menembus objek-objek penghalang seperti plastik, logam tipis, dan lain-lain walaupun penghalang tersebut bukan objek makanan nya.

Terima kasih

Disusun oleh: Team insekta dan (Yanik T L)

Pembasmi Rayap Super Dahsyat, Tuntas sampai ke Induknya

Bagaimana Cara Mengendalikan Rayap?

Rayap merusak bangunan tanpa mempedulikan kepentingan manusia. Rayap mampu merusak bangunan gedung, bahkan juga menyerang dan merusak mebeler di dalamnya, buku-buku, kabel listrik dan telepon, serta barang-barang yang disimpan. Rayap akan selalu tertarik dengan barang-barang yang memiliki kandungan selulosa karena selulosa merupakan makanan yang utama bagi rayap.

Keberadaan rayap sangat meresahkan karena kerugian yang diakibatkan rayap sangatlah besar, dan pasti hal ini bisa saja terjadi dalam waktu yang tidak terlalu lama dan kadang di luar dugaan. Dengan kemampuan beradaptasi yang baik rayap mampu bertahan dan juga tersebar dengan cepat di seluruh dunia, maka diperlukan metode efektif untuk mengurangi dan mencegah kerusakan akibat rayap dan menekan populasi koloni rayap.

Metode yang biasanya digunakan dapat kami gambarkan dengan sekilas yaitu:
1. Chemical barrier
Keseluruhan bangunan dilindungi dengan pemberian termitisida (pestisida anti rayap). Untuk aplikasinya biasanya pada:
Pra-konstruksi: diterapkan pada tanah dimulai sebelum pembuatan pondasi sampai menjelang pemasangan lantai bangunan.
Pasca-konstruksi : diterapkan pada bangunan yang telah jadi. Lantai bangunan dibor untuk injeksi termitisida ke dalam tanah di sepanjang pondasi bangunan.

2. Baiting
Membasmi koloni rayap menggunakan umpan yang mengandung bahan pengganggu metabolisme rayap. Pengumpanan akan efektif jika telah ditemukan jalur kembara atau sarang rayap. Tidak ada efek residual pada sistem pengumpanan (baiting) ini.

Umpan yang dipasang dapat tidak efektif karena beberapa hal, yaitu:
1. Umpan tidak dipasang pada jalur kembara rayap aktif
2. Umpan dipasang di tempat yang sering disentuh atau pada benda-benda bergerak
3. Umpan terkontaminasi bahan kimia sehingga rayap tidak mau mendekati umpan.

Namun dari gambaran metode di atas, masih banyak calon pelanggan yang masih bingung dan masih susah dalam memilih atau menentukan metode yang mana yang lebih cocok untuk pembasmi rayap di properti nya. Maka biar Anda tidak salah pilih, atau salah cara, silahkan disimak artikel yang kami lampirkan ini di Cara Tepat Mengatasi Rayap .

Bagi Anda yang membutuhkan informasi lebih lanjut, maka tim kami siap menjelaskan dengan lebih detail lagi. Tim konsultan kami pun siap untuk mengadakan survei ke lokasi proyek, tanpa dikenakan biaya untuk wilayah Pulau Jawa, Bali, Balikpapan, dan Medan. Bagi proyeknya yang berada di luar lokasi tersebut, maka bisa kita diskusikan lebih lanjut.

Terima kasih

Disusun oleh: Yanik T L (Tim insekta)

Musim Hujan Datang, Waspadai Serangan Rayap

Rayap

Jika sudah masuk di musim hujan seperti ini, biasanya banyak serangga menyebar dan masuk kedalam bangunan, salah satunya adalah “rayap”. Perlu diwaspadai, karena biasanya akan banyak sekali rayap yang mulai berdatangan, sebab musim hujan adalah saat yang tepat bagi rayap tanah naik kepermukaan untuk berkembang biak dan membentuk koloni baru, rayap-rayap tadi mencari dan menempati bagian-bagian rumah, yang terbuat dari kayu, yang letaknya tersembunyi.

Apakah Anda mulai menemukan gundukan tanah atau jalur tanah berwarna kemerahan, berpasir maupun berwarna hitam..? sudah dibersihkan tapi muncul lagi…? atau mulai terdengar suara gemerisik di bagian-bagian rumah yang terbuat dari kayu, suara keratan pada plafon misalnya. Sudah bisa dipastikan ada koloni rayap mampir dan menginap di rumah atau bangunan Anda.

Mungkin bagi Anda dan kebanyakan orang pada umumnya menganggap kedatangan dari mahluk kecil yang satu ini merupakan hal yang biasa saja, tapi jika Anda terlalu acuh dan tidak memperdulikan maka rayap ini akan bisa menjadi ancaman besar bagi rumah atau bangunan yang Anda miliki. Perlu diketahui juga, dalam musim hujan seperti ini, kecepatan merusak bagi rayap tanah akan lebih cepat. Seperti yang telah saya ulas dalam beberapa artikel saya sebelumnya, bahwa rayap aktif mencari makan 24 jam serta bersarang di dalam tanah dan memiliki jumlah koloni jutaan.

Berdasarkan pengalaman dan beberapa kasus yang terjadi, banyak pemilik bangunan yang mengeluhkan adanya rayap yang datang di musim hujan karena mereka akan menjadi bekerja lebih agresif untuk menggerogoti rumah dan property kayu, sebab disamping bagunan atau property yang mereka miliki menjadi rusak, tentunya kerusakan akibat rayap ini akan menimbulkan kerugian yang tidak sedikit.

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah atau membasmi datangnya rayap di musim hujan ini. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan menjaga agar bagian rumah dan furnitur yang terbuat dari bahan kayu yang ada di rumah Anda tidak sampai lembab. Kenapa demikian? Sebab bahan kayu yang lembab akan mudah sekali mengundang perhatian bagi para rayap tersebut untuk datang, dan jika hal ini sudah terjadi maka rumah Anda akan menjadi rusak tentunya. Disamping itu juga, masih ada cara lain yang bisa anda lakukan yang lebih efektif dan efisien untuk membasmi rayap tersebut.

Banyak para pemilik bangunan menggunakan bahan kimia termisida dan menyemprotkan sendiri di bagian rumah atau furnitur kayu yang terdapat rayap tersebut. Namun hal ini tidak akan efektif dalam menuntaskan permasalahan rayap yang ada, karena pengendalian rayap itu bukan hanya sekedar membunuh rayap yang terlihat saja dan bahan kimia termisida harus digunakan dalam dosis yang tepat karena jika terlalu berlebih akan memberikan masalah kesehatan dan permasalahan pada lingkungan sekitar.

Kemudian, langkah lainnya yang bisa Anda lakukan adalah dengan memanggil melakukan konsultasi kepada perusahaan jasa pengendalian rayap. Mereka, para penyedia jasa anti rayap pasti akan lebih memahami tentang biologis dan teknik yang tepat dalam mengatasi permasalahan rayap yang ada di rumah atau bangunan Anda. Salah satunya adalah “insekta”. Kami dapat memberikan solusi efektif, dan efisien sesuai dengan tingkat permasalahan rayap di rumah dan bangunan Anda.

Banyak teknik dan tips untuk mengendalikan rayap. Sebagai gambaran, salah satunya ada dua teknik pengendalian rayap yang dapat anda pilih, yaitu

  1. Injection dan spraying system : Yaitu dilakukan penyuntikan tanah dengan cairan termisida pada sekeliling tepi tembok bangunan dengan menempatkan barrier residual dengan ketahanan diatas 3 tahun.
  2. Bait system : Yaitu dilakukan dengan metode pengumpanan pada area dalam dan luar bangunan, dan diadakan pengontrolan secara berkala setiap bulan. Metode ini dilakukan dengan cara container bait di tempatkan area rawan rayap, apabila ada rayap yang keluar maka rayap-rayap tersebut akan menuju umpan yang dipasang. Umpan ini akan membuat rayap mandul dan menggagalkan proses ganti kulit (molting) dan rayap akan tuntas terkendali hingga koloninya.

Jangan biarkan rumah Anda menjadi makanan empuk bagi mahluk yang satu ini. Jika hal ini sampai terjadi maka bisa jadi Anda akan mendapati rumah Anda menjadi rapuh dan hancur.

Rumahku istanaku, sayangi rumah kita dengan melakukan perlindungan anti rayap.

Salam,

Tim insekta

Inilah Penyebab Kenapa Harga Jasa Anti Rayap ‘kok mahal’

Banyak pemilik rumah / properti yang langsung kaget saat menerima atau mendengar penawaran harga jasa pembasmian rayap dari perusahaan anti rayap yang mereka pilih untuk mengajukan penawaran harga pemberantasan rayap di rumah / properti nya. Rata-rata pemilik rumah rumah mengeluhkan harga untuk anti rayap itu sepertinya kok mahal sekali, padahal rayap yang muncul di rumah / properti nya cuma 1-2 atau 3 titik, namun harganya terasa sangat mahal.

Tidak sedikit pula pemilik properti yang mencoba mencari pembanding harga dari perusahaan jasa sejenis, mungkin barangkali saja ada yang menawarkan harga yang jauh lebih murah.

Namun berdasarkan dari pengalaman sehari-hari, rata-rata perusahaan sejenis dengan teknik pengendalian yang sama, pasti akan memberikan harga yang juga tidak jauh berbeda dengan perusahaan pest & termite control lain. Kenapa demikian, karena bahan baku (chemical),  upah tenaga kerja, sewa peralatan, bensin, dan biaya lainnya, sama-sama harus dikeluarkan oleh perusahaan jasa tersebut.

Dan kalaupun ada perusahaan jasa pembasmi rayap yang berani menawarkan harga yang sangat murah (bukan yang lebih murah), pasti teknik yang digunakan rata-rata sangat berbeda dengan teknik yang digunakan oleh perusahaan Pest & Termite Control yang memiliki nama, kredibilitas, dan kualitas dan izin yang lengkap dari lembaga atau instansi terkait sebagai operator resmi.

Namun juga hal yang lebih prinsip yang menyebabkan harga anti rayap ini terlihat mahal adalah, rata-rata teknik pengendalian yang digunakan oleh perusahaan anti rayap untuk membasmi dan memberantas rayap bukan sesederhana yang dikira. Karena untuk membasmi dan mengendalikan rayap agar bisa tuntas, perlu teknik atau cara yang tepat, kalau teknik nya tidak tepat, malah rayap yang ada bisa makin menyebar kemana-mana, dan akan makin sulit untuk dikendalikan.

Untuk lebih jelasnya mengenai teknik pengendalian yang cocok dan yang tepat dengan masing-masing permasalahan rayap di lapangan, silahkan disimak di http://insekta.co.id/cara-tepat-mengatasi-rayap.html .

Kenapa Rayap Mengurai di Tempat dan Waktu yang Salah?

Selain dikenal sebagai hama serangga perusak,  rayap juga sangat dibutuhkan bagi ekosistem alam semesta. Rayap merupakan insekta atau serangga yang bermanfaat dan menguntungkan bagi kelangsungan hidup manusia, dikarenakan rayap memiliki kemampuan sebagai pengurai sisa tanaman/ kayu yang mengandung selulosa, lalu diubah atau diurai menjadi D-glukosa atau gula alami. Sehingga nutrisi bagi tanaman dan kesuburan tanah tetap terjaga. Kemampuan rayap sebagai dekomposer ini tidak dimiliki oleh sistem pencernaan manusia dan organisme tingkat tinggi lainnya.

Serangga sosial yang juga sering disebut ‘semut putih’ ini dikenal secara luas sering merusak bangunan dan benda-benda rumah tangga serta peralatan kerja seperti lemari, kitchen set, meja, kursi, lukisan, bahkan buku-buku dan arsip, serta sepatu dan bahan-bahan turunan kertas lainnya yang kesemuanya mengandung zat selulosa yang sangat disukai nya. Selain itu rayap juga menyerang hasil hutan, perkebunan, dan hasil pertanian seperti sawit, karet, dan lain-lain.

Pertanyaannya, kenapa rayap terutama golongan Rayap Tanah jenis Coptotermes menyerang / merusak bangunan, bahkan berusaha naik sampai ke plafon dan lantai-lantai atas gedung? Padahal rayap yang dikenal dengan daya rusak yang hebat dan dianggap paling berbahaya ini, harusnya bersarang di kediamannya yang berada di dalam tanah bersama induk / ratu atau koloni nya.

Lalu kenapa rayap harus bersusah payah mencari makan sampai harus menembus beton dan melewati retakan-retakan dinding di bangunan, selama 24 jam sehari, dan 7 hari seminggu non stop? Apakah sudah tidak tersedia lagi makanan di dalam tanah atau di luar bangunan yang sehingga rayap harus naik menyerang bangunan?

Dan kalau memang fungsi asli rayap sebagai pengurai, kenapa rayap terlalu cepat mengurai, kayu, kusen, plafon, lemari, buku dan peralatan manusia lainnya sementara peralatan itu masih dibutuhkan oleh manusia? Lagi pula aktivitas rayap tersebut dilakukan secara diam-diam tanpa seizin dari si pemilik rumah/ bangunan.

Padahal seharusnya rayap mengurai semua unsur selulosa itu ketika kayu-kayu dan peralatan tersebut sudah dibuang oleh pemiliknya ke tempat sampah atau ke tempat tanah pembuangan akhir.

Tapi kok rayap nggak sabar sih? hehe

Semuanya pasti ada sebab, akibat, jawaban dan hikmahnya.

Sumber referensi: id.wikipedia.org, dan berbagai sumber

PT. Insekta Fokustama

Kantor Pusat:
Grha Simatupang Tower 2 B Lantai 1 Jl. TB Simatupang Kav 38 Jakarta Selatan 12520. Telp. 021- 7802232 , 29409916 Fax. 021-7802146

Kantor Operasional :
Jl. Teluk Bayur 1 No. 7 C , komplek TNI AL Pasar Minggu Jakarta Selatan - 12550 Telp. (021) 7823557

Kantor Cabang:
- Komplek Wisma Lidah Kulon, Blok E No 1, Surabaya Telp. / Fax. (031) 99423200 HP: 087771401600
- Jl. Mutiara, komplek Mutiara Karawaci Blok F20 Karawaci, Tangerang 15810 Telp 021- 591 3177 / 5565 1274 HP: 0816-1489-105
- Komplek Taman Aster Blok A1 No. 96, Cikarang Barat Bekasi,Telp. 021-29088851 HP: 081399555126
- Jl. Menteng 7 / Jl. Nasional No. 19 A, Medan Tenggara - Medan, Telp. 061-42780095 Hp : 081268287826
Jl. Juanda 8 / Srikaya 5, No 36 B, Samarinda, Kalimantan Timur Telp: /Hp. : 0541-747038 Hp: 081311013508
Jl. Bedahulu 17 No. 5 Gatot Subroto, Denpasar Bali, Telp./Hp. : 081219722888
Jl. Paus - Nurul Yakin No. 46 A Tangkerang Barat, Marpoyan Damai, Pekanbaru , Riau, Telp./ 0761-8408850 HP: 082391186291

Depo:
- Bandung HP: 081318637631
- Semarang HP: 087771401600

Customer Service


0800-12-88888

Layanan Bebas Pulsa:

Email: insekta_ho@yahoo.co.id / sales@insekta.co.id