Author Archive

Pest Control Insekta dalam Industri Pangan


Mengapa Jasa Pest Control insekta ada?

Ketika kita melihat seekor tikus, lalat ataupun kecoa, mungkin saja hal tersebut bisa berarti ratusan ekor lainnya sedang tersembunyi, atau bahkan jenis hama lain juga ada dan tersembunyi. Tujuan utama pengendalian hama adalah mencegah timbulnya dampak kerugian yang diakibatkan oleh hama.

Restoran, pabrik, supermarket dan hotel adalah salah satu tempat favorit hama, sama seperti manusia. Yang beda adalah misalkan di supermarket atau restoran manusia harus membayar untuk membeli barang atau makanan, tetapi sebaliknya hama menyebabkan supermarket, restoran tersebut harus membayar mahal atas kerugian yang ditimbulkan oleh hama, seperti : tercemarnya makanan, kerusakan produk, kesan jorok, reputasi jelek, atau bahkan sampai tuntutan hukum.

Mengapa Jasa Pest Control insekta dalam Industri Pangan sangat dibutuhkan?

food industry

Tidak bisa dipungkiri, dewasa ini, sebuah perusahaan wajib memiliki manajemen pengendalian hama (pest control) yang menjadi kunci kesuksesan sistem manajemen keamanan pangan. Hal ini berawal dari berbagai macam kerugian seperti yang saya sebutkan diatas, yaitu disebabkan karena dijumpainya serangga pada produk makanan/kemasan seperti banyaknya keluhan pelanggan, serta  image proses perusahaan yang jorok dan tidak higienis.

Bahkan tidak jarang sebuah perusahaan memutuskan untuk menggunakan jasa perusahaan pest control hanya untuk syarat lolos audit pihak ketiga. Namun yang jelas, manajemen pest control terutama pengendalian serangga, tikus dan hewan lain baik dalam bentuk pencegahan maupun pembasmian harus dilakukan secara benar, terorganisasi dan terprogram sehingga dapat mencapai sasaran.

Keberhasilan pengendalian hama juga dipengaruhi oleh kondisi sanitasi dan higienitas area itu sendiri. insekta sebagai salah satu Perusahaan Pest Control sangat memahami bahwa peran para praktisi (karyawan) industri pangan yang bergerak dalam bidang penyiapan, pengolahan, penyimpanan, serta industri kemasan yang berkaitan dan industri makanan sangat penting. Oleh karena itu, didalam program pest control insekta mencoba berbagi pengalaman dan pengetahuan terkait dengan teknik pengendalian hama dalam Program Training Pest Control.

Program Training Pest Control dalam Industri Pangan bertujuan:

  • Agar memahami dan mengetahui persyaratan Good Manufacturing Practices dalam industri makanan dan industri terkait yang berkaitan dengan sistem pengendalian hama.
  • Memahami dan mengerti serta dapat mengaplikasikan  program inspeksi sanitasi dalam pengendalian hama.
  • Bisa mengaplikasikan sistem pest control yang efektif dan efisien dilingkungan perusahaan salah satunya dengan ikut berpartisipasi dalam menjaga sanitasi dan higienitas lingkungan kerja.

Tentunya reputasi dan nama baik perusahaan sangat berharga bagi kelangsungan bisnis, dan jika hal tersebut rusak akibat adanya investasi hama maka biaya untuk memperbaikinya sangat mahal dan butuh waktu yang cukup lama.  Oleh karenanya, disinilah pentingnya sebuah perusahaan untuk memiliki manajemen pengendalian hama.

Demikian adalah gambaran dari salah satu bagian Program Kerja Pest Control Insekta dalam melakukan pengendalian hama, terutama pengendalian hama diarea food industry. Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat menjadi pertimbangan dalam memilih Perusahaan Jasa Pest Control.

Banjir Datang, Tikus Mulai Menyerang

banjir datang, tikus mulai menyerang

Tidak terasa tahun 2013 sudah berlalu dan kini kita masuk di tahun 2014. Resolusi dan target baru pasti sudah di siapkan untuk kita perjuangkan pada tahun 2014 ini. Namun di sisi lain, seperti yang kita ketahui bersama, saat ini, memasuki awal tahun ini musibah banjir terjadi di mana-mana di banyak kota dan daerah di Indonesia terutama di Jakarta.

Banyak pakar dan para profesional yang mengatakan bahwa banjir yang terjadi salah satunya adalah dampak dari kesalahan dan ketidakpedulian manusia terhadap lingkungan. Ketidak pedulian manusia seperti kebiasaan membuangan sampah di kali, pembangunan gedung dan bangunan yang merajalela tanpa memperhatikan resiko atau anilisa terhadap dampak lingkungan yang akan terjadi. Dan juga pelangaran tata ruang yang semakin merajalela.

Yah..Begitulah realita yang ada. Namun di sini saya tidak akan mengulas tentang banjir atau penyebab banjir karena memang bukan kapasitas dan keahlian Saya. Di sini Saya akan mengulas tentang masalah yang terjadi akibat banjir ini. Perlu diwaspadai, setelah banjir terjadi biasanya berbagai macam wabah penyakit datang dan mengancam kesehatan Kita. Salah satunya adalah ancaman terhadap serangan tikus.

Banjir yang datang dapat mengakibatkan habitat tikus terganggu. Seperti yang telah Saya sampaikan pada salah satu artikel Saya sebelumnya, tikus juga mahluk hidup seperti halnya manusia, mereka mempunyai kemampuan untuk survive (bertahan hidup). Sehingga, jika sarang dan habitat mereka terganggu (terendam banjir) maka akan terjadi penyebaran populasi dan perubahan pola hidup tikus. Mereka akan bertahan, salah satunya dengan masuk kedalam bangunan-bangunan gedung atau rumah.

Tentu, masalah baru akan timbul akibat tikus masuk kedalam bangunan ini. Masalah biasanya juga banyak di alami oleh pemilik bangunan rumah dan gedung. Kerugian ekonomi juga sering di keluhkan oleh beberapa pemilik atau pengelola supermarket, gudang makanan dan restoran karena produk makanan mereka di serang oleh tikus.

Oleh karena itu, ancaman serangan tikus ini harus di waspadai, beberapa tindakan pencegahan perlu dilakukan untuk mencegah tikus agar tidak dapat masuk kedalam bangunan. Tikus masuk kedalam bangunan dapat melalui lubang saluran air, celah-celah yang terdapat pada bangunan dan bahkan celah pada bawah pintu. Pencegahan ini dapat di lakukan salah satunya dengan menutup semua celah yang dapat menjadi akses masuk tikus ini.

Selain itu, pencegahan dan pengendalian dapat di lakukan dengan melakukan konsultasi kepada perusahaan pembasmi tikus. Waspadailah bahaya serangan tikus pada saat musim hujan dan banjir seperti saat ini, karena selain wabah penyakit, kerugian secara ekonomi juga dapat di timbulkan oleh tikus.

Demikian artikel ini Saya sampaikan dan semoga bermanfaat.

Musim Hujan Datang, Waspadai Serangan Rayap

Rayap

Jika sudah masuk di musim hujan seperti ini, biasanya banyak serangga menyebar dan masuk kedalam bangunan, salah satunya adalah “rayap”. Perlu diwaspadai, karena biasanya akan banyak sekali rayap yang mulai berdatangan, sebab musim hujan adalah saat yang tepat bagi rayap tanah naik kepermukaan untuk berkembang biak dan membentuk koloni baru, rayap-rayap tadi mencari dan menempati bagian-bagian rumah, yang terbuat dari kayu, yang letaknya tersembunyi.

Apakah Anda mulai menemukan gundukan tanah atau jalur tanah berwarna kemerahan, berpasir maupun berwarna hitam..? sudah dibersihkan tapi muncul lagi…? atau mulai terdengar suara gemerisik di bagian-bagian rumah yang terbuat dari kayu, suara keratan pada plafon misalnya. Sudah bisa dipastikan ada koloni rayap mampir dan menginap di rumah atau bangunan Anda.

Mungkin bagi Anda dan kebanyakan orang pada umumnya menganggap kedatangan dari mahluk kecil yang satu ini merupakan hal yang biasa saja, tapi jika Anda terlalu acuh dan tidak memperdulikan maka rayap ini akan bisa menjadi ancaman besar bagi rumah atau bangunan yang Anda miliki. Perlu diketahui juga, dalam musim hujan seperti ini, kecepatan merusak bagi rayap tanah akan lebih cepat. Seperti yang telah saya ulas dalam beberapa artikel saya sebelumnya, bahwa rayap aktif mencari makan 24 jam serta bersarang di dalam tanah dan memiliki jumlah koloni jutaan.

Berdasarkan pengalaman dan beberapa kasus yang terjadi, banyak pemilik bangunan yang mengeluhkan adanya rayap yang datang di musim hujan karena mereka akan menjadi bekerja lebih agresif untuk menggerogoti rumah dan property kayu, sebab disamping bagunan atau property yang mereka miliki menjadi rusak, tentunya kerusakan akibat rayap ini akan menimbulkan kerugian yang tidak sedikit.

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah atau membasmi datangnya rayap di musim hujan ini. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan menjaga agar bagian rumah dan furnitur yang terbuat dari bahan kayu yang ada di rumah Anda tidak sampai lembab. Kenapa demikian? Sebab bahan kayu yang lembab akan mudah sekali mengundang perhatian bagi para rayap tersebut untuk datang, dan jika hal ini sudah terjadi maka rumah Anda akan menjadi rusak tentunya. Disamping itu juga, masih ada cara lain yang bisa anda lakukan yang lebih efektif dan efisien untuk membasmi rayap tersebut.

Banyak para pemilik bangunan menggunakan bahan kimia termisida dan menyemprotkan sendiri di bagian rumah atau furnitur kayu yang terdapat rayap tersebut. Namun hal ini tidak akan efektif dalam menuntaskan permasalahan rayap yang ada, karena pengendalian rayap itu bukan hanya sekedar membunuh rayap yang terlihat saja dan bahan kimia termisida harus digunakan dalam dosis yang tepat karena jika terlalu berlebih akan memberikan masalah kesehatan dan permasalahan pada lingkungan sekitar.

Kemudian, langkah lainnya yang bisa Anda lakukan adalah dengan memanggil melakukan konsultasi kepada perusahaan jasa pengendalian rayap. Mereka, para penyedia jasa anti rayap pasti akan lebih memahami tentang biologis dan teknik yang tepat dalam mengatasi permasalahan rayap yang ada di rumah atau bangunan Anda. Salah satunya adalah “insekta”. Kami dapat memberikan solusi efektif, dan efisien sesuai dengan tingkat permasalahan rayap di rumah dan bangunan Anda.

Banyak teknik dan tips untuk mengendalikan rayap. Sebagai gambaran, salah satunya ada dua teknik pengendalian rayap yang dapat anda pilih, yaitu

  1. Injection dan spraying system : Yaitu dilakukan penyuntikan tanah dengan cairan termisida pada sekeliling tepi tembok bangunan dengan menempatkan barrier residual dengan ketahanan diatas 3 tahun.
  2. Bait system : Yaitu dilakukan dengan metode pengumpanan pada area dalam dan luar bangunan, dan diadakan pengontrolan secara berkala setiap bulan. Metode ini dilakukan dengan cara container bait di tempatkan area rawan rayap, apabila ada rayap yang keluar maka rayap-rayap tersebut akan menuju umpan yang dipasang. Umpan ini akan membuat rayap mandul dan menggagalkan proses ganti kulit (molting) dan rayap akan tuntas terkendali hingga koloninya.

Jangan biarkan rumah Anda menjadi makanan empuk bagi mahluk yang satu ini. Jika hal ini sampai terjadi maka bisa jadi Anda akan mendapati rumah Anda menjadi rapuh dan hancur.

Rumahku istanaku, sayangi rumah kita dengan melakukan perlindungan anti rayap.

Salam,

Tim insekta

Tikus Hama Perusak dan Membawa Penyakit

Tikus Hama Perusak & Menyebarkan Penyakit

Sudah pasti, hampir semua orang tidak suka jika binatang pengerat satu ini menjadi penghuni gelap di rumah kita, termasuk saya. Kenapa ? selain jorok dan menjijikkan, tikus sangat hobi sekali merusak, mulai dari kabel-kabel listrik atau komputer, pintu yang terbuat dari kayu, pipa air, pipa listrik, plafon kayu dll. Dimanapun ia bisa mengerat, maka ia akan mengerat karena ini merupakan salah satu kebiasaan tikus yang dilakukan untuk mengasah gigi depannya agar tidak tumbuh menembus rahangnya .

Tikus adalah binatang malam (nocturnal).

Alasan utama tikus memasuki rumah kita sebenarnya hanya dua hal, yakni untuk mencari makanan dan tempat berlindung. Tikus cenderung menggunakan rute yang sama untuk berjalan ke dan dari sumber makanan untuk selama mungkin. Perilaku lain dari tikus adalah neophobia, kecurigaannya terdapat hal yang baru, sehingga tikus tidak mudah dijebak atau diberi racun bila mereka melihat bahwa tikus lainnya mati karena memakan racun tersebut seketika. Selain itu juga tingkat adaptasi tikus sangat tinggi, sehingga penggunaan elektromagnet untuk mengusir tikus hanya akan efektif untuk beberapa saat saja.

Perlu anda ketahui juga. Bahwa dalam kondisi ideal, sepasang tikus dapat berkembang biak menjadi 2.000 ekor per tahun. Faktor yang sangat berpengaruh dalam pengembang biakan tikus adalah makanan. Mencari makan pada malam hari (nocturnal) dengan mengandalkan indra peraba dan penciumannya. Secara umum makanan favorit tikus adalah biji-bijian. Kerugian materi dan bahaya penyakit yang dapat ditimbulkannya, merupakan hal yang perlu dipertimbangkan untuk mengendalikan keberadaannya

Jenis Tikus
Ada tiga spesies tikus yang umum yaitu:
1. Tikus Got (Rattus Novergicus)
2. Tikus Rumah (Mus musculus) dan
3. Tikus Atap (Rattus rattus)

Beberapa masalah yang ditimbulkan oleh tikus :
1. Merupakan vektor dari penyakit-penyakit yang membahayakan, seperti : Pes, Salmonella (meracuni makanan dengan kotorannya), Leptospirosis (terinfeksi penyakit oleh tikus, ketika berenang atau mandi dengan air tercemar), demam yang disebabkan oleh gigitan tikus, dll
2. Keberadaannya mengganggu kehidupan manusia, khususnya keratan gigi depannya.
3. Tikus sering menggigit kabel atau jaringan istalasi listrik pada suatu bangunan sehingga kabel terkelupas kemudian terjadi korsleting, dan tidak jarang terjadinya korsleting ini berujung pada kebakaran.
4. Sebagai indikator kurang baiknya sanitasi pada suatu area.
5. Kerusakan produk akibat gigitan tikus, hal ini sering dikeluhkan oleh pemilik toko atau supermarket.

Dilihat dari biologisnya,tikus merupakan binatang yang cerdik dan cepat dalam berkembangbiak, apalagi jika kondisi sanitasi lingkungan mendukung (sanitasi yang buruk). Dari segi masalah atau akibat yang ditimbulkannya maka pengendalian hama tikus itu “wajib” dilakukan.

Untuk informasi dan tips dalam pengendalian tikus anda juga dapat membacanya dalam artikel tanda-tanda keberadaan tikus dan tips mudah mengusir tikus.

salam power

tim insekta

Mengusir dan Membasmi Lalat

Mengusir dan Membasmi Lalat

Lagi santai dan minum kopi tiba-tiba ada lalat masuk ke dalam gelas, ampun deh… Sekarang saya akan membahas sedikit tentang lalat yang menyebalkan. Lalat yang hilir mudik, mondar mandir di dalam rumah amat menyebalkan bukan?. Membasmi lalat bukan hal yang mudah, karena begitu lalat kita usir dia akan pergi, namun beberapa detik atau menit kemudian akan kembali lagi.

Lalat merupakan serangga terbang yang sangat umum menjadi hama pengganggu di rumah, restoran dan di lingkungan kita lainnya. Perananan lalat lebih cenderung sebagai vektor atau pembawa atau penular penyakit pada manusia seperti disentri dan keracunan makanan. Lalat menularkan penyakit ini didukung dari bentuk tubuhnya yang banyak terdapat bulu sehingga virus dan bakteri melekat pada tubuhnya. Selain itu, lalat juga mempunyai cara makan yang unik, yaitu lalat meludahi makanannya terlebih dahulu sampai makanan tersebut cair baru disedot ke dalam perutnya.

Tentang Lalat
Lalat termasuk dalam kelompok serangga yang berasal dari subordo Cyclorrapha dan ordo Diptera. Secara morfologi, lalat mempunyai struktur tubuh berbulu, mempunyai antena yang berukuran pendek dan mempunyai sepasang sayap asli serta sepasang sayap kecil (berfungsi menjaga kestabilan saat terbang). Lalat mampu terbang sejauh 32 km dari tempat perkembangbiakannya. Meskipun demikian, biasanya lalat hanya terbang 1,6-3,2 km dari tempat perkembangbiakannya.

Siklus hidup lalat terdiri dari 4 tahapan, yaitu telur, larva, pupa dan lalat dewasa. Pada kondisi yang optimal (cocok untuk perkembangbiakan lalat), satu siklus hidup lalat tersebut (telur menjadi lalat dewasa) hanya memerlukan waktu sekitar 7-10 hari dan biasanya lalat dewasa memiliki usia hidup selama 15-25 hari. Dalam waktu 3-4 hari, seekor lalat betina mampu menghasilkan telur sebanyak 500 butir. Bisa kita bayangkan, dengan kemampuan berkembang biak lalat tersebut dapat memberikan ancaman tersendiri.

Bagaimana Pengendalian Lalat ?
Pengendalian lalat telah menjadi suatu keharusan. Apalagi jika kita sudah mengerti tentang akibat yang ditimbulkannya. Lalat juga tergolong salah satu insekta atau serangga yang sulit untuk dikendalikan karena mobilitas lalat sangat tinggi, lalat mempunyai kemampuan berkembang biak yang cepat dan dalam jumlah yang banyak, apalagi jika kondisi lingkungan cocok bagi perkembangbiakan lalat. Agar lalat bisa terbasmi dengan baik, sudah pasti, pengendalian lalat ini membutuhkan teknik yang tepat. Pengendaliannya harus dilakukan secara terpadu dan meyeluruh, yaitu kombinasi pengendalian secara mekanik, secra biologi, secara kimia dengan tepat dan menerapkan kontrol manajemen dengan baik. Dan dengan cara-cara tradisional juga dapat dilakukan.

Kebersihan
Kunci untuk mengendalikan lalat adalah sanitasi. Menghilangkan tempat perkembangbiakan lalat, yaitu, area yang mereka sukai dan dimana mereka berkembangbiak, biasanya cukup untuk menghilangkan dan mencegah infestasi lalat. Sebaliknya, tanpa sanitasi menyeluruh, metode pengendalian lainnya sebagian besar tidak efektif. Oleh karena itu, sampah harus disimpan dalam wadah tertutup (dalam kantong sampah dan atau tempat sampah yang tertutup rapat). Tempat sampah harus dijaga sebersih mungkin, dikosongkan secara teratur. Juga, menghilangkan daerah kelembaban yang berlebihan.

Inspeksi
Inspeksi adalah kunci untuk sanitasi. Seringkali dilakukan dengan pemeriksaan menyeluruh dari suatu area dengan tujuan untuk mengidentifikasi jenis lalat yang terlihat, memeriksa area-area atau materi yang menarik lalat, memeriksa kondisi area yang menjadi sumber atau area potensi sebagai tempat berkembangbiak lalat dan kemudian menghilangkan tempat perkembangbiakannya.

Teknik Mekanik
Selain dapat dilakukan dengan memukul lalat hehe.., mengendalikan lalat dapat dilakukan secara mekanik termasuk menjebaknya. Banyak macam dan jenis perangkap atau jebakan lalat misalnya seperti perangkap lem (stiky dan kertas lem), perangkap cahaya ultraviolet yang banyak jenis dan desainnya.

Kimia Kontrol
Sebetulnya penggunaan pestisida bukan cara terbaik untuk menangani masalah-masalah lalat, namun pengendalian kimia dapat menjadi komponen yang penting dalam manajemen pengendalian lalat terpadu. Banyak jenis bahan kimia untuk mengendalikan lalat. Penggunaan pestisida untuk mengendaliakan lalat biasanya dilakukan oleh operator perusahaan jasa pengendalian hama (perusahaan pest control). Aplikasi biasanya dilakukan di area dalam dan luar bangunan, seperti penyemprotan langsung di area sumber lalat, dan teknik pengkabutan untuk di area dalam bangunan. Namun demikian, pestisida bukanlah solusi utama dalam mengendalikan hama. Operator harus paham betul mengenai aplikasi pestisida dan dampaknya terhadap lingkungan. Pestisida harus digunakan secara bijaksana.

Demikian adalah sedikit tentang biologi lalat serta cara pengendaliannya, dan masih banyak lagi cara dan tips dalam membasmi atau mengusir lalat di rumah dan lingkungan kita.

Semoga bermanfaat

tim insekta

Mengendalikan Semut di Rumah

“Bagaimana saya bisa menyingkirkan semut di rumahku?” Adalah salah satu keluhan pemilik rumah yang paling umum didengar oleh spesialis pengendalian hama serangga. Semut menyerang rumah untuk mencari makanan atau mencari perlindungan atau keduanya. Artikel ini menjelaskan perilaku semut dan memberikan tips pengendaliannya sehingga Anda, pemilik rumah, lebih siap untuk menangani hama ini.

Mengusir Semut di Rumah

Perilaku Semut
Secara biologis, perilaku semut sama dengan rayap, mereka hidup berkoloni, yang terdiri dari betina bertelur (Ratu), jantan berumur pendek, dan pekerja (betina steril). Semut yang sering anda lihat mencari makan di dapur adalah semut pekerja. Pekerja yang menemukan makanan berkomunikasi dengan pekerja lain dengan meninggalkan jejak karena mereka merayap kembali ke sarang. Meskipun anda tidak bisa mencium baunya, “jejak feromon” menempel pada tempat yang mereka lalui dalam jangka waktu yang lama dan membantu semut lain menemukan makanan.
Dalam fase laron, semut mengembangkan sayapnya dan terbang ke lokasi baru dan menyerang rumah untuk mencari makanan atau untuk membangun sarang baru.

Sebagai serangga yang hidup berkelompok, semut memiliki berbagai macam makanan, makan makanan yang manis, bahan berminyak, zat tepung, kayu, Bagian dari alasan bahwa semut menjadi gangguan di rumah kita adalah bahwa mereka sering menyukai jenis makanan yang sama yang kita lakukan, yaitu menyukai makanan yang manis dan makanan yang mengandung protein.

Semut menjadi gangguan besar untuk pemilik rumah dan cukup sulit untuk mengendalikannya. Anda tidak boleh meremehkan pentingnya sanitasi yang baik untuk menghilangkan sumber makanan yang dapat mengundang semut, meskipun sanitasi yang baik tidak bisa mengendalikan semut dengan sendirinya. Teknik pengendalian yang berbeda harus digunakan. Semut dapat dikontrol dengan kombinasi sanitasi yang baik, menghapus jejak feromon, menghilangkan sarang aktif. Semprotan insektisida dan umpan dapat digunakan untuk membunuh semut.

Meskipun anda tidak suka dengan kehadiran semut di rumah anda, Namun perlu diketahui juga bahwa semut adalah organisme bermanfaat dalam keseimbangan alam. Di alam, semut menjadi sahabat petani. Semut rangrang dapat melindungi kebun dari serangan hama dan penyakit. Semut ini memangsa hama baik yang merusak secara langsung maupun yang menularkan penyakit pada tanaman. Hasil penelitian dan pengalaman menunjukkan bahwa semut rangrang dapat memangsa berbagai hama misalnya kepik hijau, ulat pemakan daun, ulat pemakan buah dan kutu-kutuan pada coklat, mete, jeruk. Bahkan semut rangrang dapat mengusir tikus.

Tips Mengendalikan Semut

Pertama, Celah dan retakan pada bangunan harus ditutup untuk mencegah semut masuk ke dalam rumah. Jika Anda tidak menutup entry point, semut mungkin akan menemukan jalan mereka ke rumah Anda pada beberapa waktu kemudian.
Kedua, Gosok sekitar titik masuk dengan deterjen (untuk menghapus jejak feromon) dan semprot insektisida residual sekitar titik masuk.
Ketiga, Penggunaan umpan yang di lakukan oleh operator spesialis hama dapat digunakan untuk mengendalikan semut di luar sarang. Biasanya, agar umpan efektif, harus ditempatkan di daerah di mana semut sering lewat, kemudian umpan dimakan dan dibawa kembali ke sarang. Keberhasilan penggunaan umpan mungkin memerlukan waktu beberapa minggu atau lebih.
Keempat, Dengan semprotan insektisida yang dapat membunuh semut pekerja sebelum mereka bisa kembali ke sarang.

Semoga Bermanfaat

Tim Insekta

Solusi Efektif Mengendalikan Kecoa

 Kecoa merupakan serangga yang sering ditemukan hidup di dalam rumah, restoran, hotel, rumah sakit, gudang, perkantoran, dan lain-lain. Serangga ini sangat dekat kehidupannya dengan manusia, mereka menyukai tempat yang hangat, lembab, dan banyak terdapat ,makanan. Aktif pada malam hari di dapur, tempat penyimpanan makanan, sampah, saluran-saluran air kotor. Umumnya mereka menghindari cahaya, senang bersembunyi di tempat gelap. Serangga ini menggangu karena mengeluarkan cairan yang berbau tidak sedap.

Di dunia terdapat kurang lebih 3.500 spesies kecoa, 3 spesies yang umumnya terdapat di lingkungan kita  yaitu, Periplaneta Americana (kecoa amerika),  Blattella Germanica (kecoa jerman), Blattella Orientalis (oriental kecoa). Kecoa jerman merupakan tipe kecoa yang paling banyak memproduksi telur, siklus hidupnya singkat, kemampuan untuk bertahan hidup tinggi serta paling mudah beradaptasi terhadap habitatnya. Selain daya reproduksinya yang tinggi kecoa jerman juga sangat resisten terhadap pestisida.

kecoa

Umumnya pengendalian kecoa dilakukan dengan penyemprotan insektisida. Penggunaan insektisida memang memiliki beberapa keuntungan seperti kemudahan dalam mengoperasikanya, efektifitas yang tinggi, daya kerja yang cepat, dan dapat digunakan setiap waktu. Namun penggunaan insektisida yang tidak tepat dan berlebih secara terus menerus akan mengakibatkan terjadinya resistensi pada serangga terhadap insektisida tersebut. Selain itu juga, insektisida akan meninggalkan residu yang dapat mengkontaminasi organisme lain serta lingkungan sekitarnya.

Pengendalian kecoa umumnya kurang berhasil. Hal ini disebabkan teknologi jasa pengendalian hama kebanyakan dilakukan dengan cara mengandalkan spraying, fogging dan ULV pada setiap pengendaliannya. Teknik konvensional ini  jangkauannya sangat terbatas, dan hanya membunuh yang terkena, tidak menjangkau ke sarangnya. Metode ini  juga menimbulkan kerugian diantaranya adalah : Mengganggu aktifitas kerja, Harus dilaksanakan di luar jam kerja / malam hari, Penggunaan racun yang terus-menerus sehingga mengakibatkan kekebalan pada hama sasaran dan tidak baik terhadap lingkungan. Pada area sensitif seperti kitchen, tempat penyimpanan makanan, alat komputer dan elektronik sangat beresiko dengan penyemprotan insektisida. Oleh karena itu dibutuhkan solusi baru untuk pengendalian kecoa.

Dewasa ini, telah di temukan solusi efektif mengendalikan kecoa, yaitu pengendalian dengan system umpan. Pengendalian hama kecoa dengan menggunakan umpan akan membuat kecoa mengalami kerusakan sistem metabolismenya, tidak dapat mencerna makanan, sakit kemudian mati lemas di sarangnya.

Aplikasi umpan yaitu pada seluruh sela-sela dan retakan pada tembok, kitchen, lemari, meja, lantai dan tempat-tempat lain yang diduga atau telah menjadi sarang dan tempat istirahat kecoa. Setelah umpan di makan oleh kecoa maka akan menimbulkan efek pada jaringan perut kecoa dan kecoa akan mengalami diare kemudian kecoa mati. Efek domino akan timbul karena Sifat dari kecoa adalah kanibal sehingga kecoa yang sakit atau mati akan dimakan oleh kecoa lainya.

Pengendalian kecoa dengan menggunakan system umpan mempunya beberapa kelebihan, yaitu: Tidak menggunakan pestisida cair yang kurang friendly pada food area, Tidak menggunakan spraying, pengkabutan (ULV), atau  pengasapan (fogging), jadi tidak perlu waktu khusus dan tidak mengganggu aktivitas. Tidak beresidu, tidak berbau, tidak becek dan tidak menimbulkan polusi udara pada ruangan.

Selain dari pada itu, masih banyak lagi cara pengendalian kecoa yang efektif dan ramah lingkungan. Salah satunya seperti yang telah kami ulas dalam artikel menghilangkan kecoa di rumah.

Namun demikian, sekalipun anda telah menyewa jasa pengendalian hama, keberhasilan pengendalian kecoa khususnya untuk jangka panjang tetap akan lebih mudah dicapai apabila pemilik area berusaha untuk selalu menjaga sanitasi dan higienitas lingkungannya, seperti yang telah kami sampaikan juga dalam artikel Sanitasi dalam Pengendalian Hama.

Semoga Bermanfaat
Tim insekta

Tanda Kehadiran Tikus

Kehadiran tikus seringkali merugikan manusia, baik itu di rumah, kantor, restoran, toko-toko dan bahkan lahan pertanian. Mereka membuat ketidak nyamanan seperti membuat suara-suara ribut, mencuri makanan. Selain itu, mereka bisa menjadi resiko kesehatan yang serius terutama di dapur atau gudang penyimpanan makanan dan membawa wabah penyakit buat manusia.

Tikus juga dapat membuat kerusakan yang signifikan untuk rumah Anda juga furnitur anda dengan menggerogoti kayu dan plastik. Tidak jarang, tikus bahkan bisa menyebabkan kebakaran rumah dengan mengerat kabel listrik.

Ditinjau dari nilai estetika, keberadaan tikus akan menggambarkan lingkungan yang tidak terawat, kotor, kumuh, lembab, kurang pencahayaan serta adanya indikasi manajemen kebersihan lingkungan rumah atau lingkungan yang kurang baik.

Tikus dapat membuat sarang dibagian mana saja di dalam rumah, tikus juga memiliki kamampuan berkembang biak dengan cepat sehingga bisa mambuat kewalahan pemilik rumah, jika anda tidak melakukan usaha mengusir tikus dari rumah, bukan tidak mungkin rumah anda berada dalam bahaya. Karena itu, usaha untuk mengusir tikus adalah penting.

Dengan mengetahui biologi tentang tikus, akan bisa membantu mengusir tikus dari rumah anda atau setidaknya mengontrol populasi tikus dari lingkungan anda. Umur hidup tikus kurang dari satu tahun, usia yang pendek jika dibandingkan dengan hewan lain, namun begitu perkembangan populasi tikus dapat berlangsung cepat dan kita tidak dapat dengan mudah melenyapkan tikus karena tikus adalah binatang yang dikenal cukup cerdik dan lincah.

Tanda-tanda khas kehadiran dan masalah tikus adalah:
Dropping / Kotoran
Tikus selalu meninggalkan kotoran disekitar aktivitasnya dan merupakan salah satu tanda bahwa terdapatnya jejak tikus dengan melihat adanya kotoran tikus. Kotoran tikus berukuran kecil , berwarna gelap terutama ditemukan di sepanjang dinding atau di daerah akftitas tikus yang signifikan seperti di lemari atau di bawah area pembuangan.
Track / Jejak
Jejak tikus selalu mengikuti struktur bangunan, karena tikus bergerak dan berjalan malam hari lebih dominan menggunakan kumis dan rambutnya yang panjang dan berulang – ulang kali dilaluinya.
Kerusakan / Gigitan
Terdapat bekas gigitan akibat melakukan aktivitas mengerat pada benda – benda. Tikus memiliki gigi yang tumbuh terus menerus dan akan menggerogoti kayu, plastik, kabel dan bahan keras lainnya.
Sarang
Tikus membangun sarang dengan potongan bahan seperti koran dan kain. Ini akan cenderung berada di tempat-tempat tersembunyi seperti di belakang kulkas, belakang lemari. Di luar rumah tikus sering membuat liang / lubang untuk sarangnya
Runways / Jalur tikus
Terdapatnya warna agak kehitam – hitaman pada area yang dilalui tikus secara berulang – ulang kali.
Baru : Jika mengusap seperti mengusap pelumas atau minyak semir.
Lama : Jika diusap maka debulah yang akan berterbangan.
Bercak urin
Tikus selalu meninggalkan beberapa bercak urine sebagai alat komunikasi antar tikus lainnya. Bercak urine tikus mempunyai ciri khas tersendiri.
Tikus hidup/mati
Terdapatnya atau terlihatnya tikus hidup yang berkeliaran didaerah tersebut atau terdapatnya bangkai tikus.
Suara
Ciri khas tikus selalu mengeluarkan suara yang mencicit adalah salah satu indikasi adanya tikus didaerah tersebut. Suara garukan di dinding atau di plafon rumah tempat tikus berlarian
Bau
Meninggalkan bau yang khas pada bekas jalannya tikus yang dilaluinya secara berulang-ulang kali untuk setiap harinya. Bau yang sangat kuat terutama di daerah-daerah yang lebih tertutup seperti di bawah lemari.

Demikian tanda-tanda kehadiran tikus di lingkungan rumah, kantor, toko-toko dan tempat usaha anda. Semoga menjadi pengetahuan yang bermanfaat dan dapat membantu mengatasi permasalahan tikus di lingkungan anda.

Salam Power
Tim Insekta

Menghilangkan Kecoa di Rumah

Menurut para ahli sejarah binatang, kecoa sudah ada semenjak 320 juta tahun yang lalu. Mereka lebih dahulu hadir sebelum dinosaurus yang diyakini muncul 250 juta tahun yang lalu. Seperti binatang lainnya, mereka mengalami evolusi sampai memiliki bentuk sekarang ini.

menghilangkan kecoa di rumah

Mereka memilih untuk hidup di tempat-tempat lembab, seperti pembuangan sampah, di belakang lemari, di kitchen sheet, bahkan di bawah tempat tidur!
Kehadirannya di lingkungan kita bukanlah sesuatu yang diharapkan tentunya. Mereka banyak, tapi tidak dapat dimakan hehe. Coba kalau dapat dimakan, tentunya kelaparan tidak pernah ada di Negara kita. Lagi pula siapa juga yang mau makan kecoa. Yang ada kita membencinya, menghindarinya, bahkan ada yang takut padanya. Saya mengenal beberapa orang yang berpostur besar dan macho, pemberani, bijak, tapi takut dengan kecoa. Sangat menggelikan melihat tingkah mereka ketika melihat kecoa, haha.

Kenapa kecoa dibenci ya..?

Entah bagaimana, setiap kita melihat kecoa kita merasa jijik..!. Mungkin karena kita mengetahui di mana mereka hidup. Yang pasti mereka harus dienyahkan! Pembunuhan kecoa memang bukan saja karena alasan jijik, tapi juga alasan kesehatan. Kecoa merupakan hewan yang beresiko tinggi untuk membawa sumber penyakit di dalam rumah, mereka bisa membawa berbagai macam penyakit diantaranya penyakit serius seperti disentri, dan salmonella. Selain itu, Kotoran dari kecoa dapat menyebabkan penyakit asma. Selain itu juga, serangga ini dapat memproduksi bau busuk yang pastinya akan mencemari makanan dan barang-barang lain yang ada di rumah. Jika tidak ada pengendalian hama kecoa maka akan menimbulkan resiko lebih parah lagi di rumah dengan anak-anak dan seluruh penghuni rumah.

Fakta kekotoran kecoa: Makanan kesukaan kecoa adalah sampah atau sisa makanan, yaitu makanan-makan basi yang tentunya banyak bakteri dan virus. Mereka mencicipi makanan mereka dengan kaki-kakinya. Dengan kaki-kaki itu pula mereka berjalan-jalan di atas lantai. Hiii.., dapat dibayangkan betapa joroknya bekas langkah para kecoa.

Jika Anda mendapatkan sebuah kecoa di rumah Anda, maka Anda boleh tidak tenang karena berarti dia punya banyak teman. Kecoa selalu hidup berkelompok. Saat berjalan, mereka meninggalkan jejak (feromon) yang dapat dikenali oleh kecoa lain sehingga tidak akan pernah ada kecoa yang nyasar. Ini memastikan kecoa untuk terus hidup bersama, mendapatkan makan, dan tentu saja berkembangbiak. Perlu anda ketahui, kecoa merupakan serangga yang cepat perkembangbiakannya. Telur kecoa dilindungi oleh sejenis kapsul yang disebut ootheca. Pada setiap kapsulnya bisa terdapat 32 butir telur (32 calon kecoa baru).

Tapi mengenyahkan kecoa bukan perkara gampang. Menyambit dengan sandal atau sepatu jelas bukan solusi. Paling dia hanya lari sebentar. Kita bukan ingin mengusirnya, tapi mengakhiri hidup mereka! Yang sering kita lakukan adalah menguber-uber kecoa begitu ada satu yang terlihat. Begitu mendekat, tanpa menunggu lama langsung diinjak!

Kecoa sangat lincah. Butuh beberapa kali injakan sebelum akhirnya kecoa tewas. Di samping itu, perasaan jijik membayangkan rupa kecoa terinjak dan mengeluarkan cairan dari dalam tubuhnya membuat kita sering menginjak dengan tidak sepenuh hati. Ini merupakan salah satu sebab kenapa injakan kita sering meleset. Namun, dilempar dengan sendal atau dipukul dengan kayu pun, kecoa tetap susah dibunuh. Mereka sungguh lincah, dapat menghindar dengan tepat seakan-akan tahu dari mana serangan akan datang.

Cara yang dapat kita lakukan sendiri dalam pengendalian hama kecoa di rumah adalah menjauhkan mereka dari makanan dan air dengan menyimpan makanan di dalam tempat yang tertutup dengan kantong plastik, dengan membersihkan tumpahan makanan dan minuman sesegera mungkin, dan jangan membiarkan adanya air yang tergenang pada ember dan pada cucian piring-piring. Terdapat pengendalian hama kecoa yang lain, yaitu dengan cara menutup jalan masuk kecoa-kecoa tersebut, misalnya menutup celah-celah di bawah pintu dan sekitar pipa yang berhubungan dengan area luar rumah.

Salam Power
Tim Insekta

Sanitasi dalam Pengendalian Hama

Usaha kegiatan preventif yang menitikberatkan kepada kegiatan usaha kesehatan hidup manusia adalah devinisi sederhana tentang “sanitasi”. Dalam kaitannya dengan lingkungan di sekitar kita, sanitasi terhadap lingkungan berarti segala sesuatu yang berbentuk upaya untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan di sekitar kita.

Sanitasi juga sangat penting dalam sebuah industri pengolahan makanan, seperti pabrik, gudang makanan dan lain-lain, kenapa..? karena untuk menjamin terhindarnya kontaminasi silang terhadap produk makanan yang diproduksi atau disimpan. Pemeliharaan dan kegiatan sanitasi mencakup pemeliharaan dan sanitasi bangunan, fasilitas dan peralatan, penanganan limbah dan pengendalian hama.

Lalu, apa pentingnya sanitasi suatu area dalam kegiatan pengendalian hama..? demikian kah pertanyaan anda..? Ok.., jika kita berbicara tentang pengendalian hama tentunya kita akan mencari tahu apa hamanya? Dari mana dia datang? Kenapa dia ada? Lalu bagaimana..?
Seperti yang pernah saya sampaikan bahwa hama adalah makhluk hidup yang mempunyai naluri bertahan hidup dan mencari makan, jika hama ditemukan pada suatu area, pasti ada sebabnya. Jadi, untuk mengidentifikasi sumber keberadaan hama ada tiga faktor yang harus kita perhatikan, yaitu:
Pertama adalah “Water”, adanya sumber air.
Kedua adalah “Food”, adanya sumber makanan bagi hama.
Ketiga adalah “Harbourage”, adanya tempat yang mendukung untuk sarang hama.

Berarti, agar hama tidak datang ke area kita, maka kita harus menghindari adanya tiga faktor tersebut, misalnya yang dapat kita lakukan sendiri adalah seperti mencegah adanya genangan air yang dapat menjadi tempat berkembangbiak hama, menghindari adanya sisa makanan di area kerja kita, membiasakan tidak menyimpan atau menumpuk barang-barang yang sudah tidak terpakai terlalu lama karena dapat menjadi sarang bagi hama.

Rangkaian kegiatan menghindari atau proses menghindari adanya tiga faktor tersebut adalah yang disebut dengan sanitasi dalam pengendalian hama. Jadi, sanitasi atau kebersihan suatu area itu “sangat penting” dalam pencapaian keberhasilan pengendalian hama.

Terkadang banyak masyarakat yang menginginkan agar rumah, restoran atau lingkungan mereka bebas dari hama, sementara mereka tidak menyadari atas buruknya sanitasi di lingkungan mereka. Meskipun telah menggunakan perusahaan jasa pengendalian hama, jika tidak ada kerja sama dalam menjaga sanitasi maka hama tidak akan mudah terkendali.

Dewasa ini, kegiatan sanitasi atau kebersihan telah dilakukan oleh profesional dan memang ahli dalam bidang tersebut. Hal ini menunjukkan sangat pentingnya sanitasi atau kebersihan bagi kenyamanan kehidupan manusia. Di samping itu, suatu area atau lingkungan dengan kondisi sanitasi yang buruk akan berpengaruh negatif pada banyak hal, salah satunya adalah memicu datangnya hama di lingkungan kita.

Artikel ini dipersembahkan untuk Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh setiap tanggal 5 Juni, dan diperingati serta dirayakan sampai pertengahan bulan Juni. Kami dari tim PT. Insekta Fokustama mengucapkan selamat hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Semoga ke depan kegiatan usaha kita di bidang apapun,  terutama bidang Pest Control atau Pest Management dan Jasa Anti Rayap atau Jasa Pembasmi Rayap serta Jasa Pembasmi Tikus atau Jasa Anti Tikus selalu menerapkan sistem kerja ramah lingkungan, dengan harapan kelestarian alam dan lingkungan kita tetap terjaga, dan kita semua semakin peduli dalam menjaga kesehatan, kebersihan, dan kelestarian lingkungan kita.

Salam Power
Tim insekta

PT. Insekta Fokustama

Kantor Pusat:
Grha Simatupang Tower 2 B Lantai 1 Jl. TB Simatupang Kav 38 Jakarta Selatan 12520. Telp. 021- 7802232 , 29409916 Fax. 021-7802146

Kantor Operasional :
Jl. Teluk Bayur 1 No. 7 C , komplek TNI AL Pasar Minggu Jakarta Selatan - 12550 Telp. (021) 7823557

Kantor Cabang:
- Komplek Wisma Lidah Kulon, Blok E No 1, Surabaya Telp. / Fax. (031) 99423200 HP: 087771401600
- Jl. Mutiara, komplek Mutiara Karawaci Blok F20 Karawaci, Tangerang 15810 Telp 021- 591 3177 / 5565 1274 HP: 0816-1489-105
- Komplek Taman Aster Blok A1 No. 96, Cikarang Barat Bekasi,Telp. 021-29088851 HP: 081399555126
- Jl. Menteng 7 / Jl. Nasional No. 19 A, Medan Tenggara - Medan, Telp. 061-42780095 Hp : 081268287826
Jl. Juanda 8 / Srikaya 5, No 36 B, Samarinda, Kalimantan Timur Telp: /Hp. : 0541-747038 Hp: 081311013508
Jl. Bedahulu 17 No. 5 Gatot Subroto, Denpasar Bali, Telp./Hp. : 081219722888
Jl. Paus - Nurul Yakin No. 46 A Tangkerang Barat, Marpoyan Damai, Pekanbaru , Riau, Telp./ 0761-8408850 HP: 082391186291

Depo:
- Bandung HP: 081318637631
- Semarang HP: 087771401600

Customer Service


0800-12-88888

Layanan Bebas Pulsa:

Email: insekta_ho@yahoo.co.id / sales@insekta.co.id